Kepala BKAD Batanghari Hadiri Peluncuran Gebyar Anak dan Orang Tua
Kepala BKAD Batanghari Hadiri Peluncuran Gebyar Anak dan Orang Tua
BATANGHARI - Pemerintah
Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, meluncurkan kegiatan Gebyar Anak dan
Orang Tua yang dilaksanakan secara serentak di delapan kecamatan mulai 19
hingga 24 Januari 2026. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah
dalam memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak serta upaya pencegahan
stunting.
Peluncuran
kegiatan tersebut digelar bersamaan di Kecamatan Bajubang, Muara Bulian, Maro
Sebo Ilir, Batin XXIV, Mersam, Maro Sebo Ulu, Muara Tembesi, dan Pemayung.
Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di posyandu masing-masing kecamatan
sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
Bupati
Batang Hari Muhammad Fadhil Arief, di Muara Bulian, Selasa, menyampaikan bahwa
Gebyar Anak dan Orang Tua merupakan kegiatan pertama yang dilaksanakan secara
terpadu di Kabupaten Batang Hari. Program ini menyasar anak-anak, ibu hamil,
dan balita sebagai kelompok prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Dari
kegiatan itu agar anak-anak, ibu hamil, dan balita di Batang Hari benar-benar
siap menjadi generasi emas yang sehat, cerdas, dan kuat,” katanya.
Menurut
Bupati, Gebyar Anak dan Orang Tua merupakan upaya untuk menyatukan seluruh
peran dan potensi dalam membangun kualitas generasi masa depan, khususnya dalam
pencegahan stunting. Selama ini, penanganan stunting dinilai masih berjalan
secara terpisah dan belum terintegrasi secara optimal.
“Selama ini
dilakukan secara parsial. Pemerintah jalan sendiri, perusahaan jalan sendiri,
orang tua juga jalan sendiri. Kali ini kita gabungkan semua kekuatan agar
stunting benar-benar hilang di Kabupaten Batang Hari,” ujarnya.
Bupati
Batang Hari menargetkan dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, Kabupaten Batang
Hari dapat terbebas dari kasus stunting. Ia menegaskan bahwa target tersebut
harus diiringi dengan kerja nyata serta konsistensi seluruh pihak di lapangan.
Meski baru
pertama kali dilaksanakan, kegiatan Gebyar Anak dan Orang Tua direncanakan
menjadi agenda rutin di seluruh posyandu se-Kabupaten Batang Hari. Untuk
mendukung hal tersebut, para kepala desa dan camat diminta aktif berkoordinasi
serta membina kader posyandu agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan
secara optimal dan berkelanjutan.
Terkait data
stunting, Bupati membenarkan adanya laporan dari Dinas Kesehatan yang
menunjukkan peningkatan angka stunting di Kabupaten Batang Hari. Oleh karena
itu, ia mengajak seluruh orang tua, tenaga kesehatan, dan pemangku kepentingan
terkait untuk bersama-sama berkomitmen dan mendedikasikan diri dalam membangun
generasi Batang Hari yang lebih sehat di masa mendatang.***
